TABLOIDSAR, LUWU – Masrianto, S.M. resmi terpilih sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW) Kepala Desa Lengkong, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, setelah meraih suara terbanyak dalam proses pemilihan yang melibatkan 45 pemilih.
Masrianto memperoleh 20 suara dari total 45 suara sah dalam musyawarah pemilihan Kepala Desa PAW Lengkong yang digelar pada Senin, 14 September 2026. Dengan hasil tersebut, Masrianto (Nomor urut 3) mengungguli dua calon lainnya, yakni Susanto (Nomor urut 2) yang memperoleh 18 suara dan Ansar (Nomor urut 1) dengan 7 suara.
Ketiga nama tersebut sebelumnya ditetapkan sebagai calon Kepala Desa PAW melalui tahapan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) yang digelar Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Lengkong pada 9 Agustus 2026.

Dalam proses pemilihan tersebut, sebanyak 45 pemilih yang memiliki hak suara berasal dari berbagai unsur masyarakat desa. Di antaranya unsur BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pendidik, kepala dusun, perwakilan dusun, serta bidan desa.
Hasil pemilihan tersebut kemudian menjadi dasar penetapan Masrianto sebagai Kepala Desa Lengkong melalui mekanisme PAW untuk masa jabatan 2026–2030. Pelantikan Masrianto sebagai Kepala Desa Lengkong PAW selanjutnya akan dilakukan langsung oleh Bupati Luwu.
Camat Bua, Jakashadly, menyampaikan ucapan selamat kepada Masrianto atas kepercayaan yang diberikan melalui proses pemilihan tersebut. “Selamat atas terpilihnya adinda Masrianto. Semoga ke depan Desa Lengkong ini menjadi lebih baik lagi setelah adinda menahkodai pemerintahan Desa Lengkong,” ujarnya.
Sementara itu, Masrianto menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat dan unsur desa yang telah mengikuti proses pemilihan tersebut.
Ia berharap seluruh masyarakat Desa Lengkong dapat terus bersinergi dengan pemerintah desa dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan ke depan. Menurutnya, proses pemilihan merupakan bagian dari mekanisme untuk menentukan sosok yang dipercaya memimpin pemerintahan desa.
“Melalui pemilihan itulah jalan bagi masyarakat untuk memilih pemerintah. Jadi, hari ini sudah kita laksanakan. Menang ataupun kalah, itulah tujuan pemilihan untuk membentuk pemimpin,” kata Masrianto.
Ia juga mengajak dua calon lainnya untuk tidak menjadikan hasil pemilihan sebagai akhir dari kebersamaan. Sebaliknya, seluruh pihak diharapkan kembali bersatu untuk membangun Desa Lengkong.
“Saya harapkan sekiranya calon PAW hari ini tidak hanya sampai di sini. Mari kita bersama-sama membangun Desa Lengkong ke depan untuk lebih baik lagi,” harapnya.
Dengan dilantiknya Masrianto, roda pemerintahan Desa Lengkong untuk periode 2026–2030 kini memasuki tahap baru dengan harapan mampu membawa perubahan dan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat desa. (her)

