LUWU, TABLOIDSAR – Pemerintah Kabupaten Luwu memperkuat pengembangan ekonomi desa melalui percepatan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Langkah tersebut ditandai dengan keikutsertaan daerah dalam peresmian operasionalisasi 1.061 KDKMP secara nasional yang dipimpin Presiden RI melalui video conference.
Oleh sebab itu, Mewakili Bupati Luwu, Wakil Bupati Luwu Muh. Dhevy Bijak Pawindu menghadiri kegiatan peluncuran KDKMP di Desa Karang-karangan, Kecamatan Bua, Sabtu (17/05/2026).
Acara ini juga dihadiri oleh Dandim 1403 Palopo Windra Sukma Prihantoro, Penjabat Sekretaris Daerah Muhammad Rudi, Anggota DPRD Luwu Desi Patantan, serta Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Bustam.
Di Kabupaten Luwu, saat ini sedang dibangun 60 koperasi Merah Putih. Dari jumlah itu, 11 koperasi sudah siap dijalankan. Koperasi ini nantinya akan membantu warga desa dalam berbagai hal, seperti memenuhi kebutuhan sehari-hari, menjalankan usaha, hingga mendukung pelaku UMKM.
Wakil Bupati Luwu, Dhevy Bijak Pawindu, berharap koperasi ini benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Menurutnya, koperasi ini bisa membantu meningkatkan penghasilan warga dan juga membuka peluang kerja baru di desa.
“Kita berharap koperasi ini bisa membantu ekonomi masyarakat. Selain itu, juga bisa membuka lapangan kerja karena warga bisa ikut terlibat,” ujarnya.

Peluncuran program nasional tersebut sekaligus menjadi langkah awal penguatan koperasi sebagai instrumen pembangunan desa. Pemerintah Kabupaten Luwu berharap Koperasi Merah Putih dapat menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat melalui perluasan akses usaha dan semangat gotong royong yang berkelanjutan.
Sementara itu, Presiden RI, Prabowo Subianto dalam arahannya mengatakan bahwa pembentukan koperasi ini sangat penting untuk membantu ekonomi masyarakat. Ia menargetkan puluhan ribu koperasi bisa mulai berjalan dalam waktu dekat.
“Kalau tidak sampai 30 ribu dan hanya mencapai 20 ribu, itu juga prestasi yang jarang ditemukan di negara lain,” ujar Presiden. (rls/red)

